Unsur-unsur Intrinsik Cerpen dan Novel

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

Unsur Instrinsik Novel dan Cerpen
Novel dan cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra.
Novel dan cerpen keduanya memiliki unsur yang sama yaitu menceritakan suatu kisah, letak perbedaan keduanya yaitu pada panjang pendeknya cerita.
Pada novel cerita dikemas lebih panjang sehingga novel terdiri dari puluhan hingga ratusan halaman. Sedangkan cerpen, dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa karya sastra jenis ini menyuguhkan cerita dalam bentuk narasi pendek.
Cerpen biasanya hanya terdiri dari beberapa lembar saja.
Baik novel maupun cerpen memiliki unsur-unsur pembentuk, yaitu unsur intrinsik dan unsur extrinsik.
Kali ini akan dibahas mengenai unsur intrinsik dalam sebuah novel ataupun cerpen.
Unsur intrinsik dalam karya sastra adalah unsur pembangun yang membentuk karya sastra tersebut dari dalam karya itu sendiri.
Unsur-unsur intrinsik dalam novel dan cerpen antara lain tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat.
Unsur-unsur tersebut akan dijelaskan satu demi satu beserta contoh.
Tema.
Tema dalam sebuah cerita novel dan cerpen merupakan unsur pembangun pertama. Penulis akan menentukan tema terlebih dahulu sebelum mengembangkan cerita. Tema bisa seputar percintaan, persahabatan, kehidupan sosial, dan lain-lain.
Contoh : tema dalam novel Prahu Kertas karya Dee adalah percintaan.
Alur .
Alur adalah rangkaian peristiwa yang berfungsi untuk menggerakan sebuah cerita. Terdapat beberapa macam jenis alur yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran.
Alur maju adalah alur yang penempatan peristiwanya berdasarkan waktu yang kronologis. Alur ini menceritakan sebuah cerita dengan penggambaran waktu yang berurutan maju.
Tahapan peristiwa dalam alur ini diawali dengan pengenalan cerita, awal perselisihan, menuju konflik, konflik memuncak, dan diakhiri dengan penyelesaian konflik .
Alur mundur adalah alur kebalikan dari alur maju, dalam alur ini rentetan peristiwa berdasarkan waktunya terjadi secara mundur.
Tahapan peristiwa dimulai dari konflik dan di akhir cerita diungkapkan latar belakang terjadinya konflik.
Sedangkan alur campuran adalah alur yang di dalam cerita tersebut menggunakan alur maju dan alur mundur.
Berikut merupakan contoh dari tiap-tiap jenis alur.

Alur maju
*Hari ini dia berjanji akan menemuiku di stasiun ini. Entah benar atau tidak, aku tetap akan menemuinya. Suasana stasiun cukup ramai, berkali –kali kulihat jam ditangan dan menerawang jauh ke atap mencoba membuang pikiran bahwa lelaki itu tidak akan datang. 4 jam berlalu tanpa pertanda, aku berusaha tidak gelisah. Kugoyangkan kakiku, berayun di kursi entah berapa ratus kali, lelaki itu tak kunjung datang. 9 jam berlalu, mungkin sudah ribuan kali kakiku bergoyang maju mundur, kali ini tak kulihat jam tanganku, tak kulihat petanda sedikitpun. Suasana stasiun mulai lengang,petugas kebersihan mulai muncul dengan alat pel mereka. Aku belum melihat jam dan petanda, aku tetap duduk diam menggoyangkan kaki, mungkin sudah jutaan kali. Seperti jumlah cintaku yang tidak dapat dihitung kepada lelaki itu, aku akan tetap menunggu di stasiun ini hingga besok, lusa, lusa milik lusa, dan lusa dari lusa milik lusa yang akan datang.
Cerita di atas menunjukan kejadian yang kronologis dari waktu awal seorang gadis menunggu kekasihnya hingga kekasihnya yang tidak kunjung datang sampai waktu yang gadis itu sendirI tidak tahu kapan kekasihnya akan datang menemuinya.
Alur mundur
*Tengah malam, Robert Langdon terbangun di rumah sakit dan syok saat mendapati dirinya ada di Florence, Italia. Padahal, ingatan terakhirnya adalah berjalan pulang setelah memberi kuliah di Harvard. Belum sempat Langdon memahami keganjilan ini, dunianya meledak dalam kekacauan. Seorang dokter tertembak mati di hadapannya. Sekarang ia berusaha mengingat-ngingat kembali apa yang sebenarnya terjadi padanya, mengapa ia sampai di rumah sakit ini. Dengan ingatan yang sangat kurang, ia kembali ke 24 jam yang lalu ketika ia selesai memberikan kuliah di univeritas itu. Suasana kuliah yang ramai, mengingat tema yang kurang memiliki peminat. Beberapa mahasiswa duduk di bagian depan memenuhi bangku yang masih kosong, beberapa lagi memilih menempati tempat duduk di belakang.
Cerita di atas merupakan cuplikan singkat dari novel Inferno karya Dann Brown. Cerita di atas memiliki alur mundur yaitu konflik terlihat di awal cerita, lalu perlahan-lahan dititi kebelakang untuk mengetahui penyebab serta mencari penyelesaian dari konflik tersebut.

Alur campuran
Novel dan cerpen yang menggunakan alur campuran akan sedikit sulit untuk dipahami namun memiliki daya tarik yang bagus. Konflik yang timbul lebih rumit dan butuh analisa mendalam. Banyak novel dan cerpen yang menggunakan jenis alur ini, salah satunya yaitu novel milik andrea hirata yang berjudul sebelas patriot.

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

Latar.
Latar dibagi menjadi tiga yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Latar tempat menunjukan dimana tempat kejadian tersebut terjadi,
latar waktu menunjukan kapan kejadian itu terjadi,
dan latar suasana menunjukan seperti apa suasana saat kejadian tersebut terjadi.
Contoh :
Hari ini dia berjanji akan menemuiku di stasiun ini,entah benar atau tidak, aku tetap akan menemuinya. Suasana stasiun cukup ramai siang ini, berkali –kali kulihat jam ditangan dan menerawang jauh ke atap mencoba membuang pikiran bahwa lelaki itu tidak akan datang. 4 jam berlalu tanpa pertanda, aku berusaha tidak gelisah. Kugoyangkan kakiku, berayun di kursi entah berapa ratus kali, lelaki itu tak kunjung datang. 9 jam berlalu, mungkin sudah ribuan kali kakiku bergoyang maju mundur, kali ini tak kulihat jam tanganku, tak kulihat petanda sedikitpun. Suasana stasiun mulai lengang,petugas kebersihan mulai muncul dengan alat pel mereka. Aku belum melihat jam dan petanda, aku tetap duduk diam menggoyangkan kaki, mungkin sudah jutaan kali. Seperti jumlah cintaku yang tidak dapat dihitung kepada lelaki itu, aku akan tetap menunggu di stasiun ini hingga besok, lusa, lusa milik lusa, dan lusa dari lusa milik lusa yang akan datang.

Dalam cerita di atas bisa dianalisi berdasarkan latar yaitu,
Latar tempat : Stasiun
Latar waktu : Siang hingga sore hari
Latar suasana : Ramai
Penokohan
Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Sementara itu tokoh adalah orang/pelaku yang berperan dalam cerita.
Tokoh dibedakan menjadi tiga yaitu tokoh protagonis, antagonis,dan tritagonis.
Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki sifat baik, dan biasanya menjadi idola pembaca.
Tokoh antagonis adalah tokoh yang memiliki sifat kurang baik, cenderung jahat. Tokoh ini biasanya menjadi penentang cerita atau penyebab konflik dan selalu menggangu tokoh protagonis.
Sedangkan tokoh tritagonis adalah tokoh pendukung, baik protagonis maupun antagonis.
Dalam penggambaran karakter tokoh, pengarang menggunakan teknik analitik dan teknik dramatik.
Teknik analitik yaitu penggambaran tokoh diceritakan secara langsung oleh pengarang, sedangkan teknik dramatik, penggambaran tokoh dilakukan dengan cara tersirat, misalnya dari bentuk fisik, jalan pikiran atau lewat gambaran dari tokoh lainya.
Sudut pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya terhadap cerita atau dari sudut mana pengarang memandang ceritanya. Berikut ini beberapa sudut pandang yang dapat digunakan pengarang dalam novel atau cerpennya.
*Sudut pandang orang pertama, sudut pandang ini menggunakan kata ganti aku atau saya. Pengarang seolah-olah terlibat dalam cerita dan bertindak sebagai tokoh dalam ceritanya.
Contoh : Hari ini dia berjanji akan menemuiku di stasiun ini,entah benar atau tidak, aku tetap akan menemuinya. Suasana stasiun cukup ramai, berkali –kali kulihat jam ditangan dan menerawang jauh ke atap mencoba membuang pikiran bahwa lelaki itu tidak akan datang
*Sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang ini menggunakan kata ganti orang ketiga yaitu dia, ia atau nama seseorang yang dijadikan sebagai tokoh utama dalam ceritanya.
*Sudut pandang pengarang serba tahu. Dalam sudut pandang ini pengarang seakan-akan mengetahui segala hal dan peristiwa yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam ceritanya.
*Sudut pandang campuran, (sudut pandang orang pertama dan pengamat serba tahu). Pengarang mula-mula menggunakan sudut pandang orang pertama. Selanjutnya serba tahu dan bagian akhir kembali ke orang pertama.
Gaya Bahasa
Seorang pengarang harus mampu mengungkapkan maksud dan pesan karangannya dengan menggunakan gaya bahasa yang cocok dan tepat. Dalam cerpen dan novel pemilihan kata-kata sama pentingnya dengan pemilihan kata-kata dalam puisi. Meskipun tidak serumit pada puisi, gaya bahasa dalam cerita menjadi daya terik tersendiri bagi para pembacanya. Gaya bahasa dalam cerpen dan novel berdasarkan langsung tidaknya makna dibedakan menjadi dua yaitu retorika dan kiasan.
Gaya bahasa retorika adalah gaya bahasa yang maknanya langsung disampaikan dalam kalimat,
sedangkan gaya bahasa kiasan adalah gaya bahasa yang penyampaian makananya secara tersirat menggunakan kiasan.
Beberapa contoh jenis gaya bahasa yaitu, personifikasi, metafora, dan hiperbola.

>Personifikasi adalah gaya bahasa yang menggambarkan benda-benda mati seperti manusia yaitu hidup. Contoh : pohon-pohon berdansa bersama angin
>Metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal dengan menggunakan analogi dan tidak menggunakan kata pembanding seperti bagaikan dan bak. Contoh : dua mata samudra
>Hiperbola adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu dengan cara yang dilebih-lebihkan. Contoh : jika aku menjadi Tuhan, para malaikat, bumi dan makhluk lainnya akan tunduk kepadaku!
Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui novel atau cerpennya. Fungsi cerpen dan novel bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga pelajaran kehidupan yang sengaja disampaikan melalui novel ataupun cerpen.

Demikian pembahasan mengenai unsur intrinsik dalam novel maupun cerpen. Semoga kalian dapat memahaminya dengan mudah.

 

TETAP SEMANGAT BELAJAR DAN BERPESTASI…!!!

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS