Sejarah Perkembangan HAM di Dunia

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

Sejarah Perkembangan HAM di Dunia

Perkembangan HAM pertama kali dimulai dari wilayah Eropa. HAM disebut – sebut lahir melalui Magna Charta yang merupakan piagam antara Raja John di Inggris dengan para bangsawan. Namun, Magna Charta dianggap belum mencerminkan makna HAM yang sesungguhnya karena hanya melindungi hak para bangsawan di masa itu. Kemudian, seorang filsuf bernama John Locke di abad 17 merumuskan adanya hak alamiah yang melekat pada diri manusia, yaitu hak untuk hidup, hak kebebasan, dan hak kepemilikan. Meskipun pada saat ini hak masih terbatas pada bidang sipil dan bidang politik. Perkembangan sejarah perlindungan hak-hak asasi manusia mengalami pertumbuhan cukup pesat sejak abad 18. Bangsa Eropa yang berpengaruh cukup besar dalam perkembangan HAM adalah bangsa Inggris dan Prancis, serta bangsa Amerika Serikat di luar Eropa. Ketiga bangsa tersebut memperjuangkan hak rakyat dari tindakan sewenang – wenang para Raja dan penjajahan. Menurut sejarah sendiri, ada tiga peristiwa penting terkait tiga bangsa tersebut yang berpengaruh besar tehadap perkembangan HAM di dunia.

1.Magna Charta

Magna Charta adalah perjanjian yang dikeluarkan pada 15 Juni 1215 di Inggris untuk membatasi kekuasaan absolut dari Raja John yang berkuasa pada saat itu. Perjanjian Magna Carta berisi kesepakatan antara raja dan para bangsawan agar raja menghargai beberapa prosedur legal seperti jaminan untuk tidak dipenjarakan tanpa proses pengadilan dan untuk menerima bahwa keinginan raja dapat dibatasi oleh hukum. Magna Charta muncul akibat perselisihan raja dengan pemuka agama dan bangsawan, sehingga akhirnya raja menyetujui beberapa hak penting. Meskipun sifatnya belum universal, namun Magna Charta dipercaya merupakan salah satu tonggak dimulainya perjuangan HAM.

2.Revolusi Amerika

Revolusi Amerika merupakan sejarah perjuangan bangsa Amerika dalam memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan negara Inggris. Peristiwa ini dianggap sebagi salah satu bentuk perjuangan HAM atas hak untuk meraih kemerdekaan. Revolusi Amerika kemudian menghasilkan negara Amerika Serikat yang merdeka dengan ditandatanganinya Deklarasi Kemerdekaan tanggal 4 Juli 1276.

3.Revolusi Perancis

Revolusi Prancis adalah suatu periode radikal dan pergolakan di Negara Perancis yang memiliki dampak abadi terhadap sejarah Perancis,  terhadap Eropa secara keseluruhan. Rakyat Perancis mengadakan perlawanan atas pemerintahan kerajaan yang sewenang – wenang di bawah pemerintahan Raja Louis. Revolusi ini ditandai dengan ditandatanganinya Declaration des droits de I’homme et du citoyen atau Pernyataan Hak – Hak Manusia dan Warga Negara. Isi pokok dari deklarasi ini adalah kebebasan (liberty), kesamaan (egality), dan persaudaraan (fraternity).

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

Setelah beberapa peristiwa di atas, HAM kini bersifat lebih universal dan sudah diakui oleh seluruh negara diakui bukan hanya di negara barat. Sebagai salah satu bukti adalah pengakuan Deklarasi Hak Asasi Universal (Declaration of Human Rights) oleh PBB yang ditetapkan tanggal 10 Desember 1948. Deklarasi ini menjadi pedoman sekaligus dasar untuk menciptakan peradaban manusia yang lebih baik dan damai. Deklarasi ini telah memberikan inspirasi bagi beberapa organisasi dan kumpulan negara di berbagai belahan dunia untuk membuat komitmen terhadap penegakkan HAM. Beberapa piagam atau deklarasi yang dibuat mengenai HAM adalah sebagai berikut:

1. African Charter on Human and People Rights

Negara – negara di Afrika yang tergabung dalam Organization of African Unite dalam konfrensinya pada tanggal 27 Juni 1981 telah mencanangkan sebuah piagam yang berisi mengenai hak – hak manusia khususnya rakyat Afrika. Konfrensi ini juga berkomitmen untuk melawan segala bentuk kolonialisme dari Afrika dan membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Afrika dengan kerja sama yang intensif antar negara. Hal ini sangat menjadi perhatian pada saat itu, dimana hampir sebagian negara di wilayah Afrika masih erat dengan perbudakan, politik apartheid, dan neokolonialisme.

2. Declaration On The Rights Development

Deklarasi ini disepakati oleh negara – negara berkembang atau pada masanya disebut negara dunia ketiga pada tahun 1986. Deklarasi ini menyatakan bahwa manusia adalah subjek dan objek utama pembanguna dimana manusia adalah sebagai pelaksana dan penerima manfaat dari pembangunan tersebut.

3. Cairo Declaration on Human Right in Islam

Negara – negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam telah menyatakan dalam konferensinya di Kairo tahun 1990 bahwa syariah Islam adalah sumber dalam penegakkan HAM. Deklarasi ini memberikan gambaran tentang cara Islam dalam menanggapi isu HAM dan menjadi pedoman negara anggota OKI dalam HAM.

4. Bangkok Declaration

Negara – negara di Benua Asia juga menyatakan komitmennya dalam pelaksanaan Declaration of Human Rights oleh PBB tahun 1993. Deklarasi ini menekankan pentingnya universalitas, objektivitas, dan nonselektivitas dalam penyelenggaraan HAM.

 

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS