Pengertian Korupsi dan Jenis-jenisnya

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

Pengertian Korupsi dan Jenis-jenisnya

Pernahkah kamu dengar istilah korupsi? Belakangan korupsi menjadi bagian tidak terpisahkan dalam keseharian politik di Indonesia. Korupsi merupakan salah satu tindakan pidana yang sangat merugikan bangsa dan negara. Korupsi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu corruptio yang artinya kebobrokan kekuasaan atau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, korupsi diartikan sebagai suatu gejala bahwa para pejabat badan negara menyalahgunakan kekuasaan untuk melakukan penyuapan, pemlasuan, serta ketidakberesan lainnya. Orang yang melakuakan tindak pidana korupsi biasa disebut sebagai koruptor. Jadi istilah korupsi biasanya mengandung beberapa unsur, yaitu:

  • penyalahgunaan kekuasaan
  • kekuasaan yang dipercayakan mengandung unsur bisnis atau kekayaan materi
  • keuntungan pribadi

Menurut Undang – Undang no 20 tahun 2001, korupsi adalah perbuatan secara melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri/orang lain (korporasi dan perusahaan) yang dapat merugikan negara (perkonomian). Dalam UU ini kita dapat menyimpulkan bahwa setidaknya ada tiga unsur yang dapat menggolongkan sebuah kegiatan korupsi yaitu:

  • melawan secara hukum
  • memperkaya diri sendiri/ orang lain
  • merugikan perekonomian negara

Untuk mencegah dan memberantas terjadinya korupsi, pemerintah akhirnya mendirikan sebuah lembaga pemerintahan khusus untuk menanggulangi kasus korupsi. Lembaga ini bernama Komisi Pemberantasan Korupsi atau disingkat KPK. Dasar hukum pendirian KPK ada pada UU no 30 tahun 2002. Beberapa strategi yang digunakan KPK untuk memberantas maraknya kasus korupsi di Indonesia adalah sebagai berikut:

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS

  1. Pembangunan Kelembagaan
  2. Pencegahan
  3. Penindakkan
  4. Menggalang masyarakat agar ikut serta dalam kegiatan pemberantasan korupsi

Korupsi sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Jadi beberapa tindakan yang menguntungkan pribadi atau golongan dan merugikan negara dalam berbagai bentuk bisa termasuk jenis korupsi meskipun dalam pengertian yang berbeda – beda. Beberapa praktek korupsi yang banyak terjadi antara lain adalah penyuapan, penggelapan kekayaan atau sumber daya, pungutan luar, dan pemberian hadiah atau hibah tanpa sumber yang jelas atau dengan maksud dan tujuan tertantu. Berikut adalah penggolongan praktek korupsi:

1. Gratifikasi

Gratifikasi adalah praktik suap yang diberikan dalam bentuk hadiah kepada pejabat negara atau pegawai negeri untuk melakukan sesuau yang bertentangan dengan tugas dan kewajibannya. Hadiah tersebut dapat berupa barang, paket liburan, uang, pinjaman, dan lain – lain.

2. Pencurian Uang

Membawa uang yang tidak diketahui asal usulnya atau dicurigai hasil tindakan pidana dan menyimpannya atau menggunakannya baik untuk menghibahkan kepada orang lain, menyimpannya, menitipkan, membelanjakan, atau membawa ke luar negeri dengan maksud agar uang tersebut seolah – olah menjadi milik pribadi yang sah.

3. Tindak Pidana Korupsi

Tindak Pidana Korupsi adalah perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri atau golongan dan merugikan perekonomian negara.

4.Penyalahgunaan Kewenangan

Segala kegiatan yang bertujuan memnguntungkan diri sendiri atau kelompok dengan memanfaatkan jabatan, kekuasaan, atau kewenangan yang diberikan padanya di suatu lembaga negara juga termasuk korupsi.

5. Pemberian Hadiah dengan Maksud Tertentu

Barang siapa yang memberikan hadiah kepada pegawai negeri dengan maksud agar si penerima hadiah menggunakan jabatan atau wewenangnya untuk melakukan suatu tindakan tertentu juga termasuk tindak pidana korupsi.

Temukan jawaban soal tugas sekolah/PR lewat Brainly brainly apps

DOWNLOAD VIA 9APPS